HIT Obat Nyamuk dari Godrej Indonesia

Posted on

Merek dagang HIT sebagai obat anti nyamuk diproduksi oleh Godrej Indonesia sebuah perusahaan Home and Personal Care yang berbasis di India. Sebelumnya HIT diproduksi oleh PT Megasari Makmur yang bergerak dalam bidang perawatan rumah tangga. Pada tahun 2010, Godrej Consumer Products mengakuisisi PT Megasari Makmur dan memasarkan kembali HIT obat nyamuk yang sempat ditarik dari peredarannya di Indonesia.

merek godrej indonesia

Sebagai salah satu perusahaan Home and Personal Care terkemuka di Indonesia, Godrej Indonesia memperkirakan  hampir 15 juta rumah tangga telah menggunakan salah satu dari merek produk pada setiap harinya di Indonesia, berdasarkan omset yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 triliun di tahun fiskal 2014-15.

Godrej Indonesia terus berinovasi dan mencari cara baru untuk membuat semua konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas kelas dunia namun dengan harga terjangkau. Merek Hit, Stella, Mitu yang merupakan produk unggulan Godrej memimpin pasar dalam kategorinya masing-masing. Selain itu terdapat beberapa merek untuk perawatan rumah tangga favorit lainnya seperti Proclin, Klinpak, Polytex, Carrera, Cap Gajah, Biosol dan Shock.

HIT obat nyamuk dan Mitu telah mendapat prioritas dari Godrej dengan menginvestasikan hampir USD 100 juta untu membangun fasilitas pabrik baru seluas 30.000 meter persegi di Gunung Putri Bogor untuk memproduksi kedua merek andalan tersebut.

Hit sudah dikenal sejak lama sebagai racun serangga dalam format modern, termasuk vapouriser, aerosol dan mat. Inovasi terus dilakukan untuk menciptakan produk-produk baru yang praktis dan aman untuk konsumen seperti Hit Magic produk anti nyamuk revolusioner dan pertama di Indonesia yang berbentuk kertas kecil. Godrej Indonesia memahami bahwa para ibu selalu mencari solusi inovatif demi keharmonisan dan kebahagiaan keluarga, tanpa harus repot.

Gambar Gravatar
Mengingat pentingnya pendidikan bagi semua orang, maka Admin Blog Padamu Negeri ingin berbagi pengetahuan dan informasi seputar pendidikan walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *